Ini yang Terjadi pada Tubuh Saat Anda Menahan BAB

Ini yang Terjadi pada Tubuh Saat Anda Menahan BAB

Published on 03 Maret 2017

Ini yang Terjadi pada Tubuh Saat Anda Menahan BAB

Menahan Buang Air Besar (BAB) pastinya bisa menimbulkan rasa tidak nyaman. Nah, ketika menahan BAB terpaksa dilakukan, apa yang sebenarnya terjadi pada tubuh?

Asisten profesor di Tuoro College of Osteopathic Medicine, New York, Niket Sonpal MD mengatakan ketika rasa ingin BAB muncul, saat itulah tinja sudah menyentuh rektum. Sinyal bahwa Anda harus segera ke kamar mandi pun diberikan.

Menurut Sonpal, tiap orang memang punya waktu dan frekuensi BAB berbeda. Namun, umumnya situasi ini terjadi setelah Anda makan atau minum secangkir kopi di pagi hari, mengingat kafein bisa menjadi stimulan usus.

"Dalam beberapa jam pertama menahan BAB, Anda akan merasakan tekanan di perut. Beberapa orang menggambarkannya seperti kram perut. Sementara, beberapa orang mengaku justru rasa ingin BAB makin parah," kata Sonpal kepada Women's Health.

Jika Anda menahan BAB sampai enam jam, tubuh mulai terdampak pada tinja yang belum dikeluarkan. Di sini, Anda bisa merasa keinginan BAB mulai reda. Tapi ingat, itu bukan karena tinja sudah hilang tapi justru mulai mengeras dan memicu terjadinya sembelit.

Dalam waktu 12 jam menahan BAB, menurut Sonpal perut bisa terlihat buncit dan ketika Anda memegangnya, perut tidak akan rata. Saat itu pula, tinja makin mengeras di usus dan risiko sulit BAB makin besar. Sehingga, bisa saja ketika Anda BAB kemudian, feses akan sulit dikeluarkan bahkan terjadi perdarahan atau robekan kecil.

"Memang, saya belum pernah mendengar orang meninggal akibat menahan BAB. Khususnya pada orang dewasa, menahan BAB bisa membuat tinja mengeras hingga ketika Anda hendak BAB, bisa saja dibutuhkan pencahar," kata Sonpal.

"Intinya, ketika Anda ingin BAB, sebisa mungkin segeralah BAB. Tapi jika tidak memungkinkan, setidaknya jadikan itu sebagai prioritas yang mesti dituntaskan dalam beberapa jam ke depan," tutur Sonpal.

Silahkan kunjungi laman produk Inolabs lainnya seperti Software Apotek, Software Klinik, dan Software Rumah Sakit yang semuanya berbasis web.

SUMBER ARTIKEL | SUMBER GAMBAR