Blog

Bermasalah dengan Kesehatan Fisik dan Mental? Yuk Pelajari Mindfulness

Bermasalah dengan Kesehatan Fisik dan Mental? Yuk Pelajari Mindfulness

Beberapa waktu terakhir istilah mindfulness menjadi cukup populer. Banyak orang mengatakan, mindfulness-lah yang diperlukan di zaman yang penuh distraksi saat ini. Lalu, apa sebenarnya yang dimaksud dengan mindfulness? Bagaimana hal ini bermanfaat bagi kita?

Time Magazine, salah satu media terkemuka dunia menyatakan tahun 2014 lalu sebagai tahun mindfulness. Pernyataan tersebut bukan tanpa alasan. Mindfulness menjadi sebuah pendekatan yang paling sering diaplikasikan selain Cognitive Behavior Therapy oleh para praktisi psikologi, khususnya di Amerika Serikat. Penelitian-penelitian mindfulness berkembang sangat pesat sejak awal tahun 1980. Fakta mengejutkan lainnya, 25% dari seluruh pegawai perusahaan di Amerika Serikat pernah mendapatkan pelatihan mindfulness. 

Istilah mindfulness sebenarnya istilah lawas, sudah dikenal sejak abad ke-15. Kita bisa menerjemahkan mindfulness dengan kesadaran penuh. Beberapa tahun terakhir istilah mindfulness menjadi populer setelah Jon Kabat-Zin mengkampanyekannya secara luas. Kabat-Zinn adalah seorang profesor di Fakultas Kedokteran Universitas Massachusetts. Dia dikenal sebagai pendiri program Mindfulness-based Stress Reduction (MBSR). Program ini terlibat secara intens dalam berbagai riset terkait mindfulness.

Mindfulness merupakan suatu keterampilan dalam memberikan perhatian dengan berfokus pada satu tujuan, saat ini, dan tidak menilai (Kabat-Zinn, 1990). Sederhananya mindfulness merupakan suatu kondisi di mana pikiran, perasaan, dan tubuh kita berada pada saat ini, tidak mengembara ke masa lalu maupun masa depan.

Dari berbagai riset terkait, mempraktikkan mindfulness terbukti:

  • Mengurangi kadar stress.
  • Meningkatkan kemampuan regulasi dan kendali diri.
  • Menurunkan kecemasan dan depresi.
  • Meningkatkan kinerja pegawai.
  • Meningkatkan kemampuan membangun relasi.

Berikut cara menerapkan mindfulness di rumah. 

  • Curahkan perhatian ke pernapasan ketika pertama kali bangun di pagi hari sebelum kita beranjak dari tempat tidur, hanya perhatikan napas. 
  • Perhatikan perubahan dalam postur tubuh. Sadarilah bagaimana perasaan tubuh dan pikiran ketika kita bangun dari meja atau berjalan di luar kantor. Ini akan membantu membawa kesadaran pada transisi kita. 
  • Luangkan waktu untuk memperhatikan rasa, tekstur, dan bau saat makan atau minum. Pikirkan dari mana makanan itu berasal dan semua koneksi yang telah dibuat sebelum makanan tersebut terhidang untuk kita. Setelah itu, rasakan kenikmatan rasanya. 
  • Perhatikan gerakan tubuh saat berjalan atau berdiri. Rasakan udara di wajah, lengan, dan kaki saat berjalan. Lakukan dengan perlahan. 
  • Setelah mempraktikan semua hal tersebut, rasakan kembali apakah pikiran dan jiwa kita benar-benar hadir untuk melanjutkan aktivitas.

Mempraktekkan mindfulness di tempat kerja juga menjadi hal penting untuk menghilangkan stres dan meningkatkan produktivitas kerja. Berikut adalah beberapa kiat untuk mempraktikan mindfulness di tempat kerja: 

  • Beristirahat saat makan siang. Setelah istirahat, kita akan menghasilkan kinerja yang lebih tinggi dan stabil. 
  • Jangan tergesa-gesa menanggapi email yang menantang. Sebaliknya, tinggalkan balasan di kotak draft dan balas email tersebut saat kita merasa lebih tenang. 
  • Biarkan diri sepenuhnya fokus pada tugas yang ada. Menjadi multitasking adalah kesalahan dan bisa mengacaukan fokus pikiran kita serta meningkatkan jumlah waktu yang diperlukan untuk menyelesaikan tugas utama sebesar 25 persen. 
  • Periksa email karena tujuan tertentu bukan karena menginginkannya. Mematikan email selama beberapa hari membuat kita fokus pada tugas yang dihadapi. 
  • Luangkan waktu untuk menunjukan sesuatu yang positif selama pertemuan. Sebagai manusia, kita rentan terhadap 'bias negatif', berfokus pada apa yang salah adalah kuncinya. Coba akhiri rapat dengan sesuatu yang dapat membuat semuanya berjalan baik.

Nah, mempraktekkan mindfulness juga berarti tidak sibuk dengan ponsel saat bicara dengan orang lain, makan, atau berjalan-jalan. Kita hanya disibukkan dengan ponsel bila kita memang ingin menggunakannya.

Silakan kunjungi laman produk Inolabs Indonesia lainnya seperti Software Apotek, Software Klinik, dan Software Rumah Sakit yang semuanya berbasis web.